Segelas Susu Yang Terlambat – Cerita Inspirasi

aspx-grandmaDaniel baru diterima bekerja di sebuah kota yang sangat jauh dari kampung halamannya. Dia berusaha sangat keras dalam bekerja sehingga karirnya meningkat pesat. Karena kesibukan, Daniel sudah jarang mengunjungi kedua orang tuanya yang sudah sakit-sakitan. Sampai suatu ketika, Ayahnya menelepon, mengabarkan bahwa Ibunya sakit keras dan sedang dirawat di rumah sakit.

Daniel buru-buru pulang. Setelah sampai di rumah sakit, dia meminta Ayahnya pulang dan beristirahat. Karena sangat kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh, Daniel menjaga Ibunya sambil tertidur. Tepat jam 1 pagi, Ibunya merasa perutnya sangat tidak nyaman. Beliau membangunkan Daniel untuk dibuatkan secangkir susu panas. Tapi, karena kelelahan Daniel menolak.

“Nak, tolong buatkan Ibu susu panas, perut Ibu tidak enak rasanya!”

“Bu, besok pagi saja ya bu, Daniel capek sekali, tadi seharian naik bis, besok pagi-pagi sekali pasti Daniel buatkan”

Ibunya memahami Daniel sedang kelelahan dan mereka berdua kembali tertidur.

Pagi-pagi sekali Daniel bangun dan membuat susu panas, tapi saat akan membangunkan Ibunya, Daniel merasa aneh, Ibunya tidak bangun-bangun. Dia memanggil dokter. Setelah memeriksa keadaan Ibunya, dokter itu berbicara pada Daniel.

“Maaf kami telah berupaya semaksimal mungkin, Ibu anda telah tiada”

Kata-kata dokter seolah cambuk yang melecut keras ke tubuh Daniel. Seketika dia lemas tak berdaya, dia peluk tubuh Ibunya, berteriak dan menangis sejadi-jadinya.

“Bangun Ibu, ini sudah Daniel buatkan susu panasnya, ayo diminum Bu, ayo bangun buuu!”

“Maafkan Daniel ya Bu, Daniel terlambat membuatkan susu panas ini buat Ibu”

Berhentilah sejenak saat mengayuh roda kehidupan. Periksalah barangkali orang-orang yang sedang anda bonceng membutuhkan sesuatu. Periksalah apakah mereka membutuhkan tepukan di pundak agar mereka bersemangat kembali, atau mungkin hanya sekedar punggung untuk bersandar dan mencurahkan seluruh air mata yang kita tidak sadari saat kita menatap jauh ke depan.

Selamat pagi dan selamat menjalani hari penuh berkah.

Sumber Photo: bit.ly/1lx2YJv

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *