The Icarus Deception: How High Will You Fly? – Seth Godin

maxresdefault

Di era modern ini memiliki mimpi yang tinggi seolah menjadi hal yang tabu untuk diperbincangkan. Ketika ada seorang anak dari keluarga miskin yang bermimpi menjadi pengusaha besar, pasti banyak orang yang akan mencemooh, bahkan orang tuanya sendiri terkadang berusaha sekuat tenaga untuk membunuh keberanian mereka dengan mengutarakan alasan-alasan yang bahkan sangat logis. Mereka yang memiliki mimpi besarpun perlahan-lahan mulai mengecilkan impiannya karena dibayang-bayangi ketakutan akan kegagalan.

Crete_location_map
Peta Kepulauan Crete. Sumber foto: http://en.wikipedia.org/wiki/Crete

 Icarus & Daedalus

Dalam sebuah mitologi yunani kuno yang diceritakan pada 1325 SM. Di Kreta, sebuah pulau di selatan Atena, ada seorang Raja bernama Minos. Raja Minos memiliki seorang arsitek yang sangat handal bernama Daedalus yang mampu menciptakan berbagai macam hal melalui kreatifitasnya. Suatu hari Raja Minos meminta Daedalus membuat sebuah labirin untuk melindungi kerajaannya dari serangan Minotaur mahkluk setengah manusia setengah banteng. Setelah selesai, Raja Minos takut rahasia labirinnya terbongkar. Yang ia takutkan, justru Daedaluslah yang membongkar rahasiannya.

Singkat kata, Daedalus di kurung dalam sebuah menara tinggi beserta putranya Icarus. Karena tidak terima, Daedalus dengan kreatifitasnya berupaya untuk melarikan diri. Terinspirasi dari melihat burung-burung yang dengan bebas terbang di sekitar pantai, akhirnya dia mendapatkan ide membuat sayap untuk dirinya dan Icarus. Daedalus membuat sayap dari bulu burung dan lilin yang diikatkan menjadi satu dan ditempelkan ke punggung mereka. Setelah siap, Daedalus memperingatkan putranya untuk berhati-hati saat terbang. Jika terbang terlalu dekat dengan laut, ia mungkin akan jatuh, tapi jika terbang terlalu tinggi di langit, maka panas matahari akan melelehkan lilin pada sayapnya dan juga akan jatuh. Mendengar peringatan ayahnya, Icaruspun berjanji untuk berhati-hati.

Awalnya semua berjalan baik. Tapi di tengah perjalanan, Icarus mulai merasa bosan terbang dalam garis lurus. Dia mulai bermanufer, naik, turun, berputar dan menikmati terbang di atas langit. Melihat kejadian itu, Daedalus berusaha menghentikannya, dia berteriak dan mengejar Icarus sekuat tenaga. Tapi euforia Icarus terlalu besar untuk mengindahkan perintah ayahnya, dia terus terbang lebih tinggi dan lebih tinggi lagi. Tiba-tiba Icarus menyadari bahwa sayapnya benar-benar telah mencair. Dia berusaha secepat mungkin turun, tapi semuanya sudah terlambat. Sayapnya terlepas, Icaruspun jatuh dan mati tenggelam di laut. Untuk mengenang cerita tentang Icarus, laut tempat dia terjatuhpun dinamai Icarian Sea.

Map of crete to icarian sea

Banyak orang mengartikan bahwa pelajaran yang bisa diambil dari cerita diatas adalah “Jangan bermimpi terlalu tinggi, karena itu berbahaya, semakin tinggi impianmu, semakin sakit saat kamu terjatuh”. Tapi kita cenderung lupa bahwa Daedaluspun berusaha memperingatkan Icarus agar jangan terbang terlalu  rendah, karena air laut bisa menyambar sayapnya, angin yang kencang bisa membuatnya kesulitan untuk mengatur keseimbangan saat terbang. Sehingga terbang terlalu rendah justru jauh lebih berbahaya dibandingkan terbang terlalu tinggi.

Fenomena inilah yang menjadi propaganda dalam dunia industri perekonomian dunia saat ini. Banyak orang cenderung mengikuti peraturan, bekerja di balik bayang-bayang kesesuaian terhadap aturan yang berlaku, dan celakanya mereka menganggap dirinya berada dalam zona aman. Dampaknya, kreatifitas menjadi sangat langka, tapi kabar baiknya, justru kelangkaan inilah yang pada akhirnya membuat kreatifitas itu menjadi jauh lebih berharga.

Bila kita mencoba memahami lebih jauh cerita Icarus yang dipaparkan Seth Godin dalam bukunya The Icarus Deception: How High Will You Fly?, yang seharusnya kita lakukan sekarang adalah berupaya untuk memilih hal-hal yang tak terduga dan berani. Bersikaplah layaknya seorang seniman. Ambisi dan passion untuk menghasilkan sebuah karya yang bermanfaat dan bisa dikenang, memperluas jaringan, dan bekerja tanpa peta.

“The greater danger for most of us is not that our aim is too high and we miss it, but that it is too low and we reach it.” –Michelangelo81xN917GkEL

2 Replies to “The Icarus Deception: How High Will You Fly? – Seth Godin”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *