Masih Ragu, Apa Passionmu? Temukan Sekarang! Ini Caranya…

Picture1

Saat hari libur, saya selalu menyempatkan menyapa teman-teman yang lama tidak berkomunikasi, baik melalui sms, bbm, telepon, atau melalui social media. Kemarin ada salah seorang teman yang bertanya pada saya, “go, menurut kamu aku pilih panggilan perusahaan A atau B ya? Di perusahaan A gajinya lebih besar, karena itu perusahaan besar, tapi persaingan sesama karyawan jelas sangat berat. Perusahaan B gajinya lebih kecil, tapi perusahaan itu prospek ke depannya lumayan bagus, jadi jenjang karirnya lebih menjanjikan, besok aku harus memberi jawaban, menurut kamu, lebih baik aku pilih yang mana ya?” Sayapun menjawab pertanyaan itu dengan pertanyaan balik, “loh, bukannya kamu dulu ingin berkarir di dunia entertaint? Kedua perusahaan itu kan sangat melenceng dari impianmu?”

Banyak dari kita terkadang bukan takut untuk bermimpi, tapi justru takut mempertahankan impian besar yang telah kita miliki. Alasannyapun cukup klasik, permasalahan ekonomi, keterbatasan usia, atau bahkan kita terlalu berfokus pada hambatan yang kita hadapi untuk mencapai impian kita itu. Tadi malam saya mencoba merenungkan fenomena ini, dan menurut saya ada beberapa hal yang mungkin bisa dilakukan untuk mempertahankan sebuah impian, diantaranya:

  1. Tanyakan pada diri kita, “apakah untuk mencapai impian itu, kita rela bekerja mati-matian, tapi tidak sedikitpun merasa terpaksa melakukannya?”. Bila jawabannya tidak, maka temukan kegiatan yang membuat kita senang melakukannya walaupun tanpa imbalan dan bukan karena diperintah oleh siapapun. Bayangkan betapa senangnya Thomas Alfa Edison melakukan percobaan sebanyak 999 kali l, sampai akhirnya, dipercobaan yang ke 1000 dia berhasil menemukan apa yang ia cari. Begitu juga Kolonel Sanders yang dengan suka cita menawarkan resep ayam gorengnya ke 1000 restaurant walaupun selalu ditolak. Bila kita menemukan apa yang kita cintai, maka kita tidak akan pernah mengenal rasa lelah.
  2. Jadilah ahli dalam apa yang kita cintai. Tidak peduli sebesar apapun impian atau kecintaan yang telah kita temukan, tanpa keahlian, mustahil kita bisa meraih impian kita. Kita harus ingat bahwa Seorang Jetlee lebih takut pada musuh yang menguasai satu tehnik tendangan tapi melatihnya sampai 1000 kali, dibandingkan dengan musuh yang memiliki 1000 tehnik tendangan. Berlatihlah terus menerus agar menjadi yang paling ahli dalam kecintaan kita, tanpa mengenal lelah.
  3. Tentukan arti dari kesuksesan kita. Untuk apa kita sukses, untuk siapa kita mendedikasikan kesuksesan kita, dan mengapa kita harus sukses.
  4. Biarkan sebanyak mungkin orang tahu tentang keahlian kita. Banyak media yang bisa kita gunakan, terlebih di jaman modern ini, tidak ada yang tidak bisa dilakukan dengan internet.

2 Replies to “Masih Ragu, Apa Passionmu? Temukan Sekarang! Ini Caranya…”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *