4 hal yang Perlu Kita Tahu Untuk Menjadi Kreatif

Happy child with painted hands

Kreatifitas di jaman modern ini rasanya menjadi suatu hal yang wajib dimiliki semua orang. Cerita sukses dari berbagai belahan dunia seperti tidak terlepas dari unsur kretifitas itu sendiri. Karir tertinggi di suatu perusahaan didapatkan oleh mereka yang menjunjung tinggi nilai-nilai kreatifitas. Setidaknya walaupun mereka tidak kreatif dalam hal tehnis, mereka memiliki cara tersendiri dalam memilih, membentuk dan mengarahkan para ahli dibidang tehnis sehingga mampu menghasilkan karya yang menghasilkan pundi-pundi rupiah bagi perusahaan.

Sekarang bayangkan kita sedang berada dalam sebuah kelas dan orang yang berdiri di depan, entah itu guru, dosen, atasan ataupun pimpinan organisasi melemparkan sebuah pertanyaan, “siapa yang merasa dirinya kreatif?”

Berapa banyak dari kita yang berani mengangkat tangan dan mengatakan dengan tegas. “Saya orang yang sangat kreatif”.
Saya yakin tidak banyak. Padahal saya yakin, Steve Job sekalipun pasti pernah memiliki ide yang ditolak banyak orang. Bahkan seorang guru pernah mengatakan bahwa Einsten kemungkinan tidak akan berhasil dalam kehidupannya karena memiliki beberapa nilai pelajaran yang jauh dibawah rata-rata. Perlu diingat bahwa Thomas Alfa Edison melakukan 1000 kali percobaan sampai akhirnya berhasil menemukan sebuah penemuan yang mampu membawa perubahan bagi kehidupan kita. Tapi sekarang kita lihat, tak satupun manusia di bumi ini yang berani meragukan kreatifitas para pesohor beserta dengan temuannya itu.

Satu pelajaran yang dapat kita ambil dari cerita di atas adalah “Kreatifitas itu diciptakan, bukan terlahir bersama kita”

Saya mengamati beberapa kesamaan dari mereka yang kita sebut sebagai pribadi kreatif ini, dan mencoba merumuskannya menjadi 4 hal berikut:
1. Mereka tahu betul apa yang mereka cintai. Apa yang membuat mereka bergairah ketika mengerjakan sesuatu. Bukan karena melakukan tugas dari atasan yang harus diselesaikan sesegera mungkin.
2. Mereka telah mendapatkan 10.000 jam terbang dalam mengerjakan apa yang mereka cintai. Pengalaman dan kegagalan berulang kali yang membuat mereka paham apa yang seharusnya tidak boleh dilakukan, sehingga perlahan tapi pasti, mampu memberikan performa terbaik pada pekerjaan yang mereka cintai.
3. Membuka diri terhadap berbagai informasi. Sudah menjadi rahasia umum bahwa wawasan yang luas adalah sumber munculnya inspirasi dan inovasi yang pada akhirnya orang menyebutnya sebagai pemikiran kreatif.
4. Memadukan informasi untuk menghasilkan inovasi. Steve Job menghasilkan Mac setelah memadukan simplicity dan technology setelah mempelajari kearifan budaya lokal di India. Blake Mycoskie penggagas sepatu TOMS melihat celah pasar industri sepatu setelah mengenal Arpacarda sepatu traditional Argentina.

“seekor ikan akan terlihat bodoh bila kita mengukur kemampuannya dari melihat caranya memanjat pohon”. Setiap orang memiliki keahlian dan passion sendiri yang membuat mereka mendapatkan tenaga tambahan ketika mulai lelah.
Saya yakin mampu mengalahkan Tiger Wood dalam sebuah pertandingan bulu tangkis.

Percayalah bahwa setiap orang bisa menjadi kreatif.

Semoga catatan kecil di atas mampu menginspirasi kita untuk selalu belajar memperbaiki diri dan menjadi manfaat bagi orang-orang yang kita cintai.

One Reply to “4 hal yang Perlu Kita Tahu Untuk Menjadi Kreatif”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *