JELAJAH BROMO part two

View from top of Mt. Bromo

Setelah puas hunting foto sunrise, nampaknya memang rasa lapar sudah ga bisa kompromi lagi, buru-buru kami menikmati roti selai coklat kacangĀ  yang sudah kami siapkan sambil beristirahat sebentar.

Perjalananpun berlanjut, sekarang giliran bromo yang akan kami jelajahi. Begitu turun jeep para pemilik kuda sudah bersiap-siap menawarkan jasa kuda sewa untuk naik sampai ke tangga menuju kawah. Karena kami belum merasa terlalu lelah, kamipun menolak tawaran mereka.

Perjalanan pendakian gunung bromo tidaklah terlalu sulit, karena memang telah tersedia anak tangga yang tanpa pernah mengeluh selalu menjadi media bagi para pengunjung untuk memudahkan mencapai bibir kawah. Setelah sampai di puncak gunung bromo, kami merasa cukup was-was juga, karena dengan ukuran yang tidak terlalu lebar dan jumlah pengunjug yang lumayan banyak pada saat itu, kami juga disuguhi pemandangan pagar pembatas yang hampir hilang karena tertutupi tanah pasca erupsi terakhir.

Hawa yang sejuk, pemandangan kawah yang tenang, suara gagah kibaran bendera yang terbang-tebang karena ditiup angina merpuakan paduan harmoni alam yang cukup mendamaikan jiwa. Satu jam kurang lebih kami menghabiskan waktu menikmati pemandangan bromo dari bibir kawah, kamipun melanjutkan perjalanan menuju padang savanna.

Seolah dibawah ke afrika, hamparan rerumputan yang hijau, diselingi warna coklat kekuningan dari beberapa tumbuhan yang telah mengering, sungguh merupakan sebuah pemandangan yang cukup memanjakan mata kita. Tapi kami tidak terlalu mudah terhipnotis dengan pemandangan itu, karena kami masih sempat mengeluarkan kamera dari sarangnya dan mengabadikan beberapa gambar untuk kami bagi pada semua orang, dan kami berharap nantinya siapapun yang membaca tulisan ini akan mampu menginspirasi mereka untuk mengikuti perjalanan kami. For your information, perjalanan dari bromo ke padang savanna sangat seru loh, kami melewati beberapa kubangan Lumpur yang cukup dalam, tapi itu bukan masalah berarti bila dibandingkan ketangguhan jeep yang kami tumpangi, this is the real journey guys.

Pasir Berbisik

Perjalanan belum berakhir sampai disini, untuk penutupan trip kami kali ini, lokasi pasir berbisik menjadi pilihan kami. Pemandangan padang pasir yang dikelilingi perbukitan, jeep yang berwarna mencolok yang diparkir secara tidak beraturan merupakan pemandangan menarik yang sayang sekali untuk dilewatkan, ditambah lagi dengan pemandangan kabut yang seolah berjalan berputar-putar tanpa kenal lelah di tengah-tengah lokasi pasir berbisik, kamipun disuguhi atraksi beberapa pengendara dirt bike yang cukup antusias memacu motor mereka kebut-kebutan dan bermanuver di atas pasir dengan perasaan bebas tanpa pernah takut terjatuh.

Lengkap sudah cerita perjalanan kami kali ini mengunjungi gunung yang merupakan bagian dari rangkaian Ring of Fire, gunung yang sangat tersohor ke seluruh pelosok dunia.

Tim Ekpedisi Jelajah Bromo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *